call centre

0341 7744085

lufias

My History

Loading...

Rabu, 29 Februari 2012

contoh laporan biologi(cara membuat telor asin)

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM BIOLOGI
PRAKTIKAN TRANSPOR MELALUI MEMBRAN SEL
MEMBUAT TELUR ASIN (PAKAI BATU BATA)

di Bimbing oleh:
Achmad Fauzi,M.Si

Ketua Kelompok:
Asharul basofi
Anggota:
Saiful Anwar
Syarif Ali Hujjatullah
Tyas Prayugining Sutrisno.P
Yuli Fatma
Kelas:
XI IPA 2



MADRASAH ALIYAH KHAIRUDDIN
STATUS : TERAKREDITASI “A”
Jl.Murcoyo I Telp. (0341) 879737 Gondanglegi – Malang
Website : www.ma-khairuddin.sch.id Email : ma.khairuddin@yahoo.com

1. PENDAHULUAN
1.1.1. LATAR BELAKANG
Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memiliki rasa yang enak dan lezat,mudah dicerna,dan bergizi tinggi.Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah.Telur terdiri dari protein 13%,lemak 12%,serta vitamin dan mineral.Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuning telur.Kuning telur mengandung asam amino yang membantu mempercepat pertumbuhan otot serta mineral seperti besi,fosfor sedikit kalsium dan vitamin B kompleks.Oleh sebab itu,usaha pengawetan sangat penting untuk mempertahankan kualitas telur.
Zat gizi pada telur sangat medah dicerna dan dimanfaatkan.telur sangat dianjurkan untuk di konsumsi oleh anak-anak,ibu hamil dan menyusui,orang yang sedang sakit,serta para lansia.selain itu,penyimpanan telur dalam waktu lama tanpa pengawetan dapat menurunkan bobot telur dan putih telur menjadi encer.telur yang di awetkan dapat memperpanjang daya simpan tanpa mengurangi kadar gizinya.salah satu cara pengawetan yang tidak merubah gizinya yaitu di asinkan.
Dalam pembuatan telur asin,telur yang biasanya di gunakan adalah telur itik karena ukuranya yang lebih besar dari pada telur ayam.dan dari pada telur ayam telur ayam,telur itik memiliki bau yang lebih amis.

1.1.2. RUMUSAN MASALAH
1) Mengapa rasa asin pada telur ayam,itik,dan puyuh berbeda ?
2) Mengapa warna telur sebelim dan sesudah di asinkan berbeda ?
3) Mengapa telur setelah di asinkan lebih tahan lama ?
1.3. TUJUAN
1) Mengetahui perbandingan rasa asin pada telur itik,ayam,dan puyuh.
2) Mengetahui perbandingan warna sebelum dan sesudah di asinkan.
3) Memperlambat proses pembusukan (pengawetan).












2. PEMBAHASAN
Proses pembuatan telur asi ada beberapa bahan,dan alat yang perlu dipersiapkan, yaitu :

2.1 . BAHAN - BAHAN
1) Telur bebek/puyuh/ayam kampung yang bermutu baik.
2) Abu gosok
3) Bubuk batu bata merah
4) Garan dapur
5) Air bersih secukupnya

2.2. ALAT - ALAT
1) Ember plastik
2) Panci atau kuali tanah
3) Kompor
4) Alat pengaduk
5) Stoples atau alat penyimpan telur

2.3. CARA PEMBUATAN
1) Pilih telur yang bermutu baik
2) Bersihkan telur kemudian lap sampai bersih
3) Amplas seluruh permukaan
4( Buat adonan yang terdiri dari campuran garam,abu gosok,semen batu bata merah dengan perbandingan (1:2:1)
5) Tambahkan air secukupnya
6) Bungkus telur setebal 1-2 mm
7) Simpan telur kedalam stoples atau tempat yang tidak bisa dimasuki udara selama 7 – 15 hari

2.4. KAJIAN ILMIAH
Proses telur yang mula – mula tawar menjadi asin karena di ablut dengan pasta campuran antara abu gosok,semen batu bata merah,dan garam dan di biarkan selama beberapa hari hingga telur itu menjadi asin disebut dengan proses osmosis.
Osmosis adalah proses perpindahan air dari zat yang berkosentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkosentrasi tinggi (hipertonis) melalui membran semi permeabel.





3. KESIMPULAN
1. Rasa yang dihasilkan antara telur bebek,ayam,dan puyuh berbeda.telur bebek lebih asin dari pada telur ayam dan telur puyuh,oleh karena itu mengapa telur bebek lebih banyak di gunakan sebagai bahan baku telur asin karena selain prosesnya lebih cepat telur bebek lebih kesat dan rasanya lebih enak di bandingkan dengan telur ayam dan telur puyuh.mengapa telur bebek lebih cepat asin karena jika dibandingkan dengan telur ayam dan puyuh telur bebek pori – porinya lebih besar,maka dari itu telur bebek proses pengasinannyalebih cepat.
2. Telur yang diasinkan bersifat stabil, dapat disimpan tanpa mengalami proses perusakan.
3. Dengan pengasinan rasa amis telur akan berkurang tidak berbau busuk, dan rasanya enak.
4. garam yang diberikan. Semakin tinggi kadar garam, akan semakin awet telur yang diasinkan, tetapi rasanya akan semakin asin.


















4. DOKUMENTASI
































5. DAFTAR PUSTAKA

PDF Created with deskPDF PDF Writer - Trial : http://www.docudesk.com
D.A. Pratiwi. Sri maryati. Srikini dan kawan – kawan. 2007. Biologi untuk SMA kelas XI. Jakarta : Erlangga.





































iii. DAFTAR ISI

iii. DAFTAR ISI
1. PENDAHULUAN
1.1.1. LATAR BELAKANG
1.1.2. RUMUSAN MASALAH
1.1.3. TUJUA
2. PEMBAHASAN
2.1.1. BAHAN – BAHAN
2.1.2. ALAT – ALAT
2.1.3. CARA PEMBUATAN
2.1.4. KAJIAN ILMIAH
3. KESIMPULAN
4. DOKUMENTASI
5. DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

$0A